Gempa dan Tsunami Tahun 1968 Kini Terjadi Kembali
Tsunami Mapaga Tahun 1968 kini terulang kembali. Tepatnya pada bulan Agustus 1968. Mapaga merupakan salah satu Dusun di Desa Labean Kecamatan Balaesang. Pada saat itu daerah ini di guncang gempa berkekuatan 7,3 SR yang hampir sama terjadi dengan kekuatan gempa 28 September 2018 di Palu dan sekitarnya. Pusat gempa juga berdekatan, kira-kira 10-20 Km. Gempa yang disertai dengan gelombang Tsunami ini memakan korban sekitar 200 jiwa dan 800 rumah warga rusak.
Tsunami yang terjadi pada tahun 1968 menghantam wilayah pesisir Balaesang dan Dampelas Sojol. Meski berdekatan, daerah Sirenja sedikit beruntung sebab terlindung oleh Tanjung Manimbaya. Pada waktu itu masyarakat belum mengenal istilah Tsunami. Di Sirenja istilah Tsunami ini di sebut "Lembotalu" yang artinya air laut bergelombang tiga karena gelombang Tsunami pada waktu itu datang dengan tiga gelombang.
![]() |
| Kondisi Lokasi Pasca Gempa dan Tsunami Mapaga Tahun 1968 (Sumber : Foto Mohammad Sairin) |
Tsunami yang terjadi pada tahun 1968 menghantam wilayah pesisir Balaesang dan Dampelas Sojol. Meski berdekatan, daerah Sirenja sedikit beruntung sebab terlindung oleh Tanjung Manimbaya. Pada waktu itu masyarakat belum mengenal istilah Tsunami. Di Sirenja istilah Tsunami ini di sebut "Lembotalu" yang artinya air laut bergelombang tiga karena gelombang Tsunami pada waktu itu datang dengan tiga gelombang.
![]() |
| Korban Jiwa Pasca Gempa dan Tsunami Mapaga Tahun 1968 (Sumber : Foto Mohammad Sairin) |
DPRD Sulawesi Tengah pada waktu itu mengusulkan kepada pemerintah bahwa gempa yang terjadi tahun 1968 tersebut ditetapkn menjadi Bencana Nasional.
Baca Juga Misteri Kematian Fennema
Baca Juga Misteri Kematian Fennema


Comments
Post a Comment