Misteri Kematian Fennema dan Steenkool Poso (Batubara Poso)
Masih ingat tentang tewasnya seorang Geolog Belanda
bernama Reinder Fennema pada tanggal 24 November 1897 di Danau Poso?
Dalam catatan sejarah,
kala itu Fennema sedang menjalankan misi penelitian tentang kandungan bebatuan
dan mineral di daerah Midden Celebes. Entah berapa banyak batuan serta sampel
mineral yang telah ia kirimkan ke Belanda, guna diteliti, dan sampai saat ini
tak ada satupun data yang dapat menjelaskan hasil Riset beliau bahkan verbek
sekalipun, dalam kenyataanya Fennema tenggelam di Danau Poso bersama batu-batu
yang telah ia kumpulkan sebelumnya dan rencananya sampel tersebut akan dibawanya
kembali ke Belanda.
Untuk mengenang jasanya Pemerintah Belanda menamai
pegunungan di tengah Pulau sulawesi dengan nama Pegunungan Fennema, yang
bersambungan lansung dengan pegunungan Verbek (Verbek adalah rekan kerja
Fennema, yang tersohor dengan penemuan Nikelnya di pulau Sulawesi). bila kita berselancar di salah satu laman
digital Museum Belanda, di sana Menampilkan foto sampel batu di Poso yang
diberi titel "Steenkool (Monster)" bila kita terjemahkan kata
tersebut berarti "Batubara (contoh)". Pertanyaanya dimanakah di poso,
sampel Batubara itu di ambil?? apakah ada benang merahnya dengan kematian
fennema 200 tahun silam?? Next...
![]() |
Salah satu catatan yg terbit
tahun 1900 terhadap penelitian Fennema di paleleh buol, menghasilkan 170 gram
emas dan 373 gram perak per ton sampel
Sumber Foto : KHST (Komunitas History
Sulawesi Tengah) Steenkool / Batubara, sampel dari poso, koleksi Museum
Volkenkunde Belanda.
Penulis : Mohamad Antho Heriantho & Zen Abdullah



Comments
Post a Comment